8 Kuliner Khas Riau Yang Menggugah Selera

Riau adalah sebuah provinsi di bagian tengah pulau Sumatera di sepanjang pesisir pantai di tepi selat Malaka. Salah satu provinsi terkaya di Indonesia ini beribukota di kota Pekanbaru dengan jumlah penduduk sekitar 6,8 juta jiwa. Masyarakatnya sebagian besar merupakan suku Melayu yang memiliki berbagai budaya yang khas dan masih dilestarikan hingga saat ini.

Diantara beberapa budaya Melayu dari Riau yang masih lestari hingga saat ini, salah satunya adalah budaya kulinernya. Kuliner di provinsi Riau cukup banyak jenisnya dan memiliki cita rasa khas yang membangkitkan selera bagi semua orang. Proses pembuatan kuliner khas Riau juga semakin dipermudah dengan berbagai alat memasak praktis dari berbagai toko mesin pengolah makanan.

Berikut adalah 8 jenis kuliner lezat khas dari Provinsi Riau yang banyak ditemui di berbagai wilayah disana:

Kepughon

Kepughon adalah hidangan khas dari Riau yang menggunakan sagu sebagai bahan dasarnya dan memiliki kemiripan dengan papeda. Makanan yang dikenal juga dengan nama kepughun atau kepurun ini banyak dijumpai di beberapa daerah di Riau. Biasanya, kepughon disajikan bersama dengan ikan asam pedas atau dengan masakan gulai serta jenis masakan sayur lainnya.

Sempolet

Sempolet hampir mirip dengan kuliner kepughon yang juga merupakan salah satu jenis olahan sagu dari Provinsi Riau. Sama-sama berbahan dasar sagu, terdapat perbedaan antara keduanya dalam pengolahannya dimana pada sempolet, sagu dimasak dengan bahan-bahan lainnya. Bahan lain yang digunakan meliputi pakis, kangkung, bawang merah, bawang putih, udang dan garam yang dimasak hingga dalam air mendidih.

Roti Jala

Roti jala merupakan salah satu jenis kuliner khas Melayu yang cukup mudah ditemukan di kota Pekanbaru, Riau. Hidangan ini terbuat dari tepung terigu yang dibuat adonan roti serta dibentuk menyerupai jala yang saling bertumpukan. Untuk menyantap roti jala biasanya dilengkapi dengan pilihan kari ayam dan dimakan dengan cara dicocolkan ke kuah kari tersebut.

Mie Sagu

Mie sagu termasuk dari salah satu jenis olahan sagu yang berasal dari kepulauan Meranti di bagian timur Riau. Sajian khas dari provinsi Riau ini bisa disajikan sebagai mie kuah maupun hidangan mie goreng yang dilengkapi dengan pelengkap. Pelengkap dari mie sagu biasanya terdiri dari tauge dan berbagai jenis seafood seperti udang, cumi, atau ikan.

Nasi Kunyit

Nasi kunyit adalah salah satu jenis atau variasi dari nasi kuning yang merupakan hidangan khas Melayu di Riau. Warna kuning dari nasi kunyit diperoleh dari penggunaan kunyit sebagai salah satu bahan pada proses memasak sajian ini. Setelah matang, nasi kunyit bisa disantap dengan lauk pelengkap seperti sambal, sayur kering, dan ikan asin atau ayam bakar.

Bubur Lambuk

Bubur lambuk merupakan jenis hidangan khas Melayu yang merupakan salah satu jenis kuliner khas dari provinsi Riau. Olahan bubur ini memiliki rasa yang khas karena memakai berbagai jenis rempah seperti cengkeh, lada hitam, jintan putih dan sebagainya. Isian lauk untuk bubur lambuk biasanya terdiri dari cincangan jenis daging seperti ayam atau sapi dan dilengkapi dengan udang kering.

Nasi Lemak

Nasi lemak adalah jenis makanan khas Melayu yang mudah ditemukan sebagai santapan untuk sarapan di berbagai tempat di Riau. Menu sarapan ini terbuat dari olahan beras yang dimasak bersama dengan santan sehingga menghasilkan nasi yang bercita rasa gurih. Sebagai makanan untuk sarapan, nasi lemak biasa disajikan dengan pelengkap seperti telur, ikan teri, sambal, timun, dan ayam.

Mieso

Mieso atau miso merupakan jenis kuliner khas dari kota Pekanbaru yang cukup mudah ditemukan di berbagai sudut kota tersebut. Sesuai dengan namanya, mieso menggunakan mie sebagai bahan utamanya dimana makanan ini menggunakan mie kuning dan mie putih. Selain itu, isian mieso juga dilengkapi dengan tahu kering, suwiran ayam, kulit ayam, hingga potongan tulang ayam.