Analisa Usaha Pemotongan Sapi yang Menguntungkan

Pada artikel kali ini, kita akan membahas tentang Analisa Usaha Pemotongan Sapi yang Menguntungkan. Lebih jelasnya, baca artikel dibawah ini,

Peluang usaha pemotongan sapi, ternyata bisa menjadi usaha yang menguntungkan. Karena, sapi juga termasuk makanan favorit masyarakat Indonesia. Sapi sendiri dapat dihidangkan dengan berbagai macam resep makanan, mulai dari hidangan rumahan hingga hidangan khusus untuk acara-acara besar.

Dengan melihat peluang yang besar ini, membuka usaha pemotongan sapi bisa menjadi usaha yang menjanjikan, apalagi jika melihat harga per hewannya. Mengapa? Karena, harga daging sapi semakin lama akan semakin semakin mahal dan biaya pemotongan sapinya juga ikut naik.

Oleh karena itu, usaha pemotongan hewan sapi akan semakin banyak dicari orang-orang. Bagaimana? Anda tertarik dan penasaran untuk membuka usaha rumah potong hewan? Yukk, simak analisa usaha pemotongan sapi dibawah ini,

Tentang Rumah Potong Hewan (RPH)

analisa usaha pemotongan hewan

Menurut undang-undang, RPH merupakan bangunan dengan desain dan konstruksi yang dibuat khusus dan sudah memenuhi syarat-syarat teknis serta higienis tertentu, yang digunakan untuk tempat pemotongan hewan.

Untuk mendirikan usaha pemotongan hewan sebagai rumah potong hewan, Anda harus memastikan terlebih dahulu, jika RPH Anda sudah sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

Syarat-syarat Membuka RPH

Sebelum Anda membuka usaha pemotongan hewan, Anda juga harus memperhatikan beberapa persyaratan yang harus Anda penuhi sesuai dengan Standar Nasional Indonesia, yaitu

  • Surat Permohonan Kepada Dinas Peternakan

Apabila Anda ingin membuka usaha pemotongan hewan, pastikan Anda mengajukan surat permohonan terlebih dulu yang akan ditujukan kepada dinas peternakan. Mengapa? Karena, saat proses ini dinas peternakan akan melakukan proses survei kepada peternakan Anda agar bisa dinilai tingkat kelayakannya.

  • Lokasi Usaha Rumah Potong Hewan

Lokasi usaha adalah salah satu hal yang sangat penting, terutama bagi usaha rumah potong hewan. Sebuah usaha RPH sangat disarankan untuk membuka usaha di wilayah yang luas, tidak berada di kota atau daerah pemukiman penduduk.

Mengapa? Karena, jika membuka peternakan pasti akan membutuhkan luas wilayah yang besar, namun tergantung hewan apa yang ingin Anda jualkan.

Usaha RPH juga dilarang untuk membuka usaha dekat dengan pabrik-pabrik kimia ataupun logam. Tujuannya untuk menghindari adanya polusi air untuk hewan ternak Anda dan tidak memilih kawasan yang rawan banjir atau bencana lainnya, karena hewan juga merupakan makhluk hidup yang harus dijaga.

  • Sarana Usaha Pemotongan Hewan

Syarat-syarat sarana RPH, yaitu :

  • Memiliki akses jalan yang baik
  • Memiliki sumber air yang cukup untuk semua wilayah
  • Cadangan tenaga listrik yang cukup

Sarana yang wajib dimilki RPH, yaitu :

  • Kandang istirahat
  • Kandang isolasi
  • Tempat istirahat karyawan, ruang kantin dan mushola
  • Tempat penyimpanan daging hasil pemotongan
  • Kantor administrasi dan dokter hewan
  • Tempat penyimpanan barang pribadi
  • Kamar mandi khusus karyawan
  • Tempat penyimpanan air bersih
  • Ruma penjagaan tempat pemotongan hewan
  • Alat pembakar limbah
  • Pengawasan Usaha Pemotongan Hewan yang Rutin

Apakah Anda telah mengurus surat permohonan dan sudah disetujui pihak dinas peternakan? Apabila sudah, maka peternakan Anda akan mendapatkan pengawasan yang rutin sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Pengawasan ini tidak akan merugikan, karena dengan adanya pengawasan ini maka, usaha pemotongan hewan Anda akan lebih dipercaya oleh pelanggan terutama pengusaha di bidang kuliner. Justru pengawasan ini akan menjadi nilai tambah untuk RPH Anda sebagai RPH yang terbukti kebersihannya dan keamanannya.

Strategi Membuka Usaha Pemotongan Hewan

  • Mempunyai Sertifikat Halal khusus untuk RPH

Sertifikasi halal untuk usaha RPH merupakan salah satu syarat yang wajib. Sesuai dengan Peraturan Menteri Pertanian No. 13 tentang RPH Bab II Pasal 4 tentang persyaratan teknis RPH tercantum jika, RPH adalah sebuah unit pelayanan masyarakat sebagai penyediaan daging yang aman, sehat, utuh, dan halal.

Oleh karena itu, sertifikat halal sangat dibutuhkan untuk usaha rumah potong hewan.

  • Memiliki Beberapa Jenis Produksi Hewan yang Konsisten

Usaha RPH tidak hanya untuk satu hewan ternak saja, namun Anda bisa memiliki hewan ternak sesuai yang Anda inginkan. Namun, Anda harus selalu konsisten karena jika terlalu banyak variasi hewan juga tidak baik, hanya beberapa saja namun konsisten justru akan membuahkan hasil yang lebih baik.

  • Menawarkan Usaha kepada Pengusaha Kuliner Dalam Negeri Maupun Luar Negeri

Cara untuk mempromosikan usaha pemotongan hewan, tidak perlu melakukan promosi secara besar-besaran kepada masyarakat umum. Cukup Anda ajukan saja proposal kerjasama atau surat menyurat antara pengusaha kuliner yang Anda percaya.

Usaha pemotongan hewan ini tidak susah untuk dijalankan, tergantung bagaimana Anda mengontrol usaha RPH Anda. Namun, Anda harus selalu melakukan cek atau uji coba setiap bulannya supaya pembeli semakin percaya kepada usaha Anda.

Sebelum proses pemotongan sapi ini, pastinya akan melalui proses penyembelihan sapi terlebih dahulu. Sekarang ini, proses penyembelihan sapi tidak susah untuk dilakukan, karena sudah ada alat peroboh sapi yang bisa membantu Anda merobohkan sapi.

Sehingga, Anda tidak harus susah-susah merobohkan sapi dengan cara yang seperti biasanya.