Apa sih sebenar nya anime itu ?

Memang tidak dapat dipungkiri bahwa perkembangan anime benar-benar meningkat pesat dekade ini. Selain itu banyak sekali pilihan judul dan genre untuk disaksikan.
Saya sebagai penggemar anime pun sangat terkejut dimana cerita dari anime ini semakin lama semakin unik dan kreatif. Bahkan banyak sekali cerita yang membuat selalu penasaran, hingga membuat orang yang awalnya ingin nonton dengan dicicil, malah berakhir dengan maraton anime

Hasil gambar untuk anime shonen jump

Dari muda hingga yang tua, banyak sekali yang menggemari anime. Bahkan beberapa sudah memiliki anime favorit masing-masing. Beberapa juga bahkan sudah menjadi otaku dan wibu.
Oke baiklah kita langsung saja ke bahasan utamanya. berikut adalah penjelasan mengenai anime!

Buat yang suka nonton anime, bisa lihta disini ya ” nonton anime movie sub indo lengkap

Apa itu Anime?

Mungkin secara singkat, anime merupakan film kartun atau animasi yang berasal dari Jepang.

Dalam bahasa Jepang, anime ditulis sebagai “ア ニ メ” (secara harfiah, “anime”) dan merupakan kependekan dari kata “animasi” (ア ニ メ ー シ ョ ン atau “animeeshon”). Intinya adalah bagaimana kata itu digunakan, baik di Jepang maupun di luar negeri.

Penyebutan secara pendek ini berhubungan dengan kebiasaan orang Jepang yang suka menyingkat nama-nama benda ataupun suatu hal. Kata-kata pendek adalah umum dalam bahasa Jepang. Jika bahasanya mampu membuat sesuatu lebih pendek, Anda juga mungkin akan lebih senang menyebutkan sesuatu secara sederhana.

Jadi, misalnya, “remote control” (リ モ ー ト コ ン ト ー ー ル atau “rimooto kontorooru”) menjadi “rimokon” (リ モ コ ン), atau “Family Computer” (フ ァ ミ リ ー コ ン ピ ュ ー タ atau “Famirii Konpyuuta”) menjadi “Famicom” (フ ァ ミ コ ン).

Bahkan nama-nama bisa disingkat dalam pidato informal. “Brad Pitt,” misalnya, adalah “Burapi” (ブ ラ ピ). Bahasa – atau setidaknya penuturnya – sering tampak terobsesi dengan membuat istilah lebih pendek dan lebih kompak dalam percakapan sehari-hari.

Contoh-contoh itu adalah kata-kata pinjaman Jepang dari luar negeri, tetapi kata-kata Jepang juga dikontrak dan disingkat dengan cara yang sama.

Sejarah Anime
Sejarah anime dapat dimulai dari sejak kapan kata itu dikenal. “anime.” Kata itu sendiri tidak dikenal setua itu. Awalnya, hanya orang-orang di bisnis animasi yang menggunakan kata “animasi” di Jepang. Masyarakat umum menggunakan kata-kata yang berbeda untuk kartun Jepang yang muncul di bioskop dan di televisi. 
Seperti yang dijelaskan situs web Gogen, ada yang menyebutnya “manga eiga” atau “film manga” atau “terebi manga” ataupun “manga TV”. Ada “douga” (動画), yang secara harfiah berarti “gambar bergerak”. Semua kata ini merujuk pada apa yang sekarang kita sebut anime. 
Tapi tidak ada yang benar-benar pas dan selalu digunakan. Kata manga, tentu saja, sekarang merujuk pada apa yang disebut buku komik atau bahkan novel grafis dalam bahasa Inggris. Di Jepang, ada tradisi manga populer yang panjang yang menemukan kesuksesan lebih jauh setelah dianimasikan.
Baru pada tahun 1970an kata “anime” pertama kali mulai populer di Jepang. Sekitar waktu itu juga club-club otaku seperti yang kita kenal hari ini benar-benar mulai berkembang. Ini bukan kebetulan. Pada 1980-an, “anime” digunakan secara luas di Jepang untuk merujuk pada anime. Tapi, kata ini juga berlaku untuk merujuk pada karya yang dibuat dan disiarkan sebelum istilah itu digunakan secara populer. Contohnya Astro Boy. Karakter dan penampilannya, dengan mata yang besar itu, kemudian digunakan untuk membantu mendefinisikan istilah anime, lama setelah pertunjukan awalnya ditayangkan pada awal 1960-an.


Bukan kebetulan bahwa pencipta Astro Boy, Osamu Tezuka, pria di balik banyak karya yang sangat berpengaruh, dikenal sebagai “The Godfather of Anime.” Karyanya dengan cerdas menggabungkan animasi Amerika yang ia lihat dan jatuh cinta sebagai seorang anak, kebanyakan terutama animasi Walt Disney dan Max Fleischer. Film-film dari dua pria inilah yang menginspirasi Tezuka untuk membuat animasi sendiri. Namun yang sering dilupakan oleh audiens modern adalah seberapa besar mata karakter kartun di tahun-tahun sebelum Perang Dunia II.
Semenjak itulah Animasi Jepang dikenal dengan istilah Anime.

Perbedaan Anime dan Kartun
Ya secara mudah, anime dan kartun punya perbedaan yang sangat jelas. ya, itu adalah asal tempat pembuatannya. Anime adalah berasal dari Jepang, sedangkan kartun identik dengan animasi buatan orang Barat.
Namun beberapa ciri khas yang membedaakan antara lain sebagai berikut :

  1. Kartun punya gambar yang lebih realistis dibanding Anime
  2. Mata dari karakter anime sangat besar dibanding kartun
  3. Anime lebih berwarna-warni jika dibanding dengan kartun, baik itu warna dari baju, rambut  yang warna warni dan lain-lain. Bahkan jika dilihat dari cuaca pun sangat berwarna-warni.
  4. Bentuk tubuh anime sangat beragam dimana dalam satu judul anime saja, bentuk tubuh anime benar-benar bermacam-macam dan bahkan bisa tidak masuk akal
  5. Anime menggunakan bahasa Jepang biasanya 🙂

Mengapa Anime sangat Berkembang Pesat?

Bukan kebetulan bahwa pencipta Astro Boy, Osamu Tezuka, pria di balik banyak karya yang sangat berpengaruh, dikenal sebagai “The Godfather of Anime.” Karyanya dengan cerdas menggabungkan animasi Amerika yang ia lihat dan jatuh cinta sebagai seorang anak, kebanyakan terutama animasi Walt Disney dan Max Fleischer. Film-film dari dua pria inilah yang menginspirasi Tezuka untuk membuat animasi sendiri. Namun yang sering dilupakan oleh audiens modern adalah seberapa besar mata karakter kartun di tahun-tahun sebelum Perang Dunia II.
Semenjak itulah Animasi Jepang dikenal dengan istilah Anime.

Perbedaan Anime dan Kartun
Ya secara mudah, anime dan kartun punya perbedaan yang sangat jelas. ya, itu adalah asal tempat pembuatannya. Anime adalah berasal dari Jepang, sedangkan kartun identik dengan animasi buatan orang Barat.
Namun beberapa ciri khas yang membedaakan antara lain sebagai berikut :

  1. Kartun punya gambar yang lebih realistis dibanding Anime
  2. Mata dari karakter anime sangat besar dibanding kartun
  3. Anime lebih berwarna-warni jika dibanding dengan kartun, baik itu warna dari baju, rambut  yang warna warni dan lain-lain. Bahkan jika dilihat dari cuaca pun sangat berwarna-warni.
  4. Bentuk tubuh anime sangat beragam dimana dalam satu judul anime saja, bentuk tubuh anime benar-benar bermacam-macam dan bahkan bisa tidak masuk akal
  5. Anime menggunakan bahasa Jepang biasanya 🙂

Mengapa Anime sangat Berkembang Pesat?
Mungkin banyak sekali orang yang aneh mengapa anime sangat berkembang pesat. Bahkan mungkin teman-teman pembaca lebih identik dengan anime dibanding dengan kartun barat. Apasih rahasianya ? beberapa hal yang menyebabkan hal ini saya coba rangkum sebagai berikut untuk menjawab pertanyaan tersebut.

  1. Penghasilan para creator anime lumayan besar.
  2. Anime digemari oleh sangat banyak kalangan
  3. Pemerintah sangat mendukung anime ini. Salah satunya seperti malah menjadikan karakter Anime sebagai duta dari acara besar seperti Olimpiade.
  4. Pemilik bisnis memiliki strategi yang baik untuk mempromosikan anime. Seperti adanya majalah dan lain-lain
  5. Para pengembang sangat kreatif dimana anime ini terus dikembangkan usahanya. Katakanlah menjadi video game, action figure, wallpaper dan benda-benda lain. Contohnya seperti anime Yu-Gi-Oh! yang punya video game, selain itu juga punya  industri card game yang luar biasa.

Mengapa Anime sangat banyak disukai?
Mungkin hal ini juga sangat berpengaruh dengan kenapa anime berkembang pesat karena anime banyak disukai. Saya pun heran sebenarnya, kenapa anime sangat banyak disukai. Tapi saya coba memaparkan beberapa alasan yang saya rasa menjadi faktor mengapa anime sangat banyak disukai.

  1. Anime punya cerita yang bagus dan kreatif, dan pembuatannya memang tidak main-main tapi semua nya dikerjakan dengan sangat serius
  2. Punya banyak sekali genre. dengan banyaknya genre dalam anime, para penonton dapat memilih anime yang genrenya sesuai dengan yang dia sukai. Dengan banyaknya pilihan ini banyak penonton yang cocok
  3. Dapat ditonton gratis! ya ini benar-benar sangat ngaruh sih. Karena anime itu seru, ditambah dengan mudah aksesnya ya siapa yang gak suka
  4. Banyak penggemar yang menularkan pada teman-temannya