Cara Fermentasi Jerami Dengan EM4 Untuk Pakan Sapi

Cara fermentasi jerami dengan em4 untuk pakan sapi – Sapi potong adalah jenis sapi yang dipelihara untuk dimanfaatkan dagingnya. Masa penggemukan adalah masa produktif untuk penggemukan sapi potong dan harus disediakan pakan yang bernutrisi tinggi dan berkualitas sehingga mampu menaikkan bobot dengan cepat. Penggemukannya lebih cepat maka nilai jual sapi potong semakin tinggi.

            Pakan ternak sapi  yang biasa digunakan adalah jerami, rumput, bekatul, vitamin dan pakan tambahan lainnya.  Semua pakan harus disiapkan untuk mendukung dan membantu produktifitas penggemukan sapi. Pemenuhan pakan kadang ditemui kendala diantaranya harus mencari pakan dengan cara menyabit rumput kesana kemari karena sangat menggantungkan pakan dari rumput hijauan. Pakan hijauan sangat tergantung dengan musim, jika musim penghujan pakan hijauan mudah didapatkan sedang pada musim kemarau pakan hijauan sulit ditemukan.

Baca Juga : Mari Simak Tahapan Mengolah Kelapa Menjadi Kopra Putih Secara Runut

Contoh I : Proses Pembuatan Jerami Fermentasi

Bahan-bahan dan peralatan :

  • 1 ton jerami padi yang sudah kering
  • 20-25 lt Molases/Gula pasir yg dilarutkan
  • Probiotik / EM4
  • 250-300 lt : Air untuk melarutkan probiotik dan molases /15 lt untuk jerami basah
  • Terpal/Plastik/Gelaran
  • Alat pemotong sabit atau sejenisnya atau bisa menggunakan mesin pencacah jerami
  • Ember atau timba, gembor, terpal plastik atau karung plastik

Cara Membuat Fermentasi Jerami Padi :

  1. Bahan-bahan kering yang telah ada dipotong-potong dengan ukuran kurang lebih 25 cm ditumpuk 
  2. Sediakan Terpal/Plastik/Gelaran
  3. Larutkan bahan diatas tadi menjadi satu sesuai dengan perbandingannya,lalu siapkan terpal plastik untuk alas mencampur antara jerami dengan campuran probiotik/Em4, Molase dan air.
  4. Jerami padi yang sudah dipotong ditaruh di atas terpal sedikit demi sedikit sambil disiram larutan air tetes dan starbio sesuai perbandingan di atas sampai merata dan jerami kelihatan basah.
  5. Setelah jarami benar-benar telah disiram rata dengan larutan tersebut, jerami ditutup ke dalam Terpal/Plastik/Gelaran sedikit demi sedikit sambil dimampatkan/diinjak-injak supaya padat. 
  6. Setelah mampat (padat) silo ditutup hingga rapat betul

Baca Juga : Produk mesin porang

Contoh II : Proses Pembuatan Jerami Fermentasi

Pembuatan fermentasi jerami dilakukan pada tempat yang terlindung dari hujan dan sinar matahari langsung. Dimana untuk kapasitas 10 ton dapat dibuat bangunan dengan ukuran 4 x 5 m. Lantai dasar dapat dibuat dari semen atau tanah yang dipadatkan dan ditinggikan dari tempat sekitarnya, tanpa didinding. Bahan bangunan menggunakan kayu atau bambu. Untuk atap dapat berupa seng atau bahan yang tersedia di tempat. Jarak lantai ke atap 3 m.

Proses fermentasi Dilakukan Dengan 2 Tahap

Tahap pertama
– Jerami padi yang baru dipanen dengan kadar air 65% dipotong-potong sepanjang 10-15 cm
– Kemudian ditumpuk ditempat yang telah disediakan dengan ketinggian 20 cm
– Taburi urea dan probiotik secara merata dengan takaran masing-masing 5 kg untuk setiap 1 ton jerami padi
– Tambahkan lagi timbunan jerami padi setebal 20 cm lalu taburi lagi urea dan probiotik secara merata, demikian seterusnya sampai tumpukan jerami padi mencapai 1-2 m
– Diamkan selama 21 hari, agar proses fermentasi berlangsung secara sempurna

Tahap kedua
– Tumpukan jerami padi yang telah mengalami proses fermentasi, dikeringkan disinar matahari dan diangin-anginkan sehingga cukup kering sebelum disimpan pada tempat terlindung dari hujan dan sinar matahari langsung
– Setelah kering jerami fermentasi dapat diberikan kepada sapi sebagai pakan pengganti rumput segar

Baca Juga : Fermentasi pakan sapi

Cara Pemakaian Jerami Fermentasi

Setelah 7 hari jerami tersebut baru dapat mulai diberikan pada ternak kambing sesuai dengan kebutuhan dan selama bahan tersebut belum habis setelah mengambil bahan dari tempat penyimpanan supaya ditutup kembali dengan rapat, terhindar dari genangan air, terhindar dari terik matahari dan air hujan.

Sekian penjelasan saya tentang cara fermentasi jerami dengan em4 untuk pakan sapi. Apabila ada kelebihan dan kekurangan saya mohon maaf. Semoga membantuu..