Cara Membuat Pupuk Kompos Dari Dedaunan yang Mudah

Halo teman – teman semuanya! Kali ini saya menulis tentang cara membuat pupuk kompos dari dedaunan yang bisa kalian terapkan pada kebun kalian sebagai pengganti pupuk kimia. Tenang saja, pembuatan pupuk kompos ini tidak terlalu ribet kok baik dari proses sampai peralatan yang dibutuhkan. Jadi, bisa dipastikan kalau kalian semua bisa mempraktekkannya dirumah.

Untuk kelanjutan pembuatan pupuk kompos kalian bisa simak penjelasan dibawah ini dan jangan lupa juga untuk menyimaknya sampai habis bia tidak ada yang terlewatkan.

Pupuk Kompos Dari Dedaunan

Pastinya banyak sekali daun-daun kering yang bertebaran di daerah pemukiman kita, dan jumlahnya tidak bisa dihitung dengan tangan kita sendiri. Yang setiap hari disapu, yang kemudian membakar dan mencemari udara.
Tapi kau tahu? Jika kering, olahan daun juga bisa menghasilkan uang.

Kita dapat mendaur ulang dedaunan yang tidak perlu dan kemudian menjual atau menggunakannya sendiri. Apalagi saat musim gugur tiba, banyak daun yang berguguran dan bisa membuat kompos lebih banyak. Pada masa kini petani pun mulai bersama – sama menggunakan kompos setelah sekian lama menggunakan pupuk kimia. Hal ini karena kompos sebagai pupuk organik terbukti efektif sebagai penjamin kesuburan tanah jangka panjang.

Kompos berperan penting dalam membangun kesuburan tanah, yaitu dapat memelihara dan memperbaiki tanah yang rusak tanpa merusak struktur. Ini karena pupuk yang diberikan ke tanah meningkatkan produktivitas tanah, jadi apa itu kompos?

Kompos merupakan hasil penguraian campuran zat organik seperti dedaunan, buah, atau benda organik lainnya yang dapat dipercepat dengan cara buatan. Yaitu oleh berbagai mikroba pada kondisi lingkungan yang panas, lembab dan aerobik atau anaerobik. Pengomposan adalah proses di mana bahan organik dipecah dengan cara biologis, yaitu oleh mikroba yang menggunakan bahan organik sebagai sumber energi.

Cara Membuat Pupuk Kompos Dari Dedaunan

Cara Membuat Pupuk Kompos Dari Dedaunan

Persiapan Membuat Pupuk Kompos Dari Dedaunan

Hal Pertama, yang perlu Anda persiapkan untuk membuat pupuk kompos dari dedaunan yaitu menyiapkan peralatan dan bahan yang nantinya akan digunakan untuk pembuatan kompos, berikut deskripsinya:

  • Siapkan alat berkebun seperti sekop, cangkul dan penyemprot air. Jangan lupa untuk membuat peralatan seperti ember, kantong kompos berbentuk tutup plastik hitam.
  • Alat lain yang akan Anda gunakan termasuk paku, palu dan gergaji.
  • solusi EM4.
  • Sediakan juga kayu dan kanvas untuk membuat peralatan kompos.

Persiapan Media Pupuk Kompos dari Dedaunan

  • Sebagai langkah awal, sebaiknya pilih lokasi yang lembab untuk lokasi pengomposan.
  • Kedua, jaga agar tempat tersebut mudah dijangkau dan cukup besar.
  • Untuk pembuatan media, tapak berupa atap persegi dengan ukuran ideal 1 x 2 x 1 m.
  • Setelah selesai, sekarang buatlah cetakan kantong kompos yang sesuai dengan ukuran media kompos.
  • Di bagian bawah terdapat lubang kecil yang berfungsi untuk menyaring air. Bagian samping juga memiliki lubang untuk sirkulasi udara.

Pemilihan Daun Untuk Kompos

Setelah interval pengomposan selesai, langkah selanjutnya adalah memilih daun untuk dijadikan pupuk organik. Berikut langkah-langkahnya:

  • Ada dua jenis dedaunan yang disiapkan, yaitu dedaunan basah dan dedaunan kering, dedaunan bebas basah.
  • Pastikan daun basah masih segar tapi belum kekuningan.
  • Selain daun basah, Anda juga perlu mencampurkan daun kering dan pastikan daun yang dikumpulkan adalah daun yang bersih dan tidak tercemar.
  • Hingga 1:3 antara daun basah dan daun kering diperlukan untuk membandingkan jenis daun.
  • Kemudian masukkan daun ke dalam ember untuk menghancurkan daun tersebut.

Penghancuran Daun

  • Anda dapat menggunakan gunting, sabit atau mesin untuk menghancurkanya, Anda juga bisa menambahkan bahan tambahan berupa potongan rumput kering da basah untuk menghemat waktu saat menambahkan nitrogen nantinya.
  • Campurkan daun dan potongan rumput dalam mangkuk, masukkan kedalam mesin pencacah kompos dan mulailah menggiling bahan-bahannya.
  • Setelah semua bahan hancur, masukkan ke dalam media kompos.

Proses Pengomposan

Setelah daun dihancurkan, sekarang daun akan ditempatkan di media kompos untuk memulai proses pengomposan, berikut langkah-langkahnya:

  • Siapkan tanah gembur atau humus, ini nantinya akan digunakan sebagai pelapis.
  • Sebelum meletakkan dedaunan di media kompos, letakkan beberapa cetakan sebagai liner (pelapis) di media kompos.
  • Tambahkan daun, kemudian beri sedikit lapisan tanah pada bagian atas daun.
  • Ulangi langkah tersebut sampai daun habis, tutup dengan sekop dan tuangkan cairan EM4 yang sudah dilarutkan ke dalam air.
  • Terakhir, tutup bahan dengan plastik/kanvas dan tutup rapat dengan bahan penutup, lalu biarkan selama 6 minggu.

Penambahan Nitrogen

Nitrogen bermanfaat bagi tanaman untuk membuatnya lebih hijau, mempercepat pertumbuhan dan meningkatkan kandungan protein tanaman. Berikut langkah-langkahnya:

  • Campurkan ± 20-25% bahan yang mengandung nitrogen dengan medium. Anda bisa menggunakan pupuk kandang.
  • Campurkan sisa – sisa dapur seperti sayuran, buah, ampas teh dan kopi, serta hindari produk susu serta daging atau roti yang padat.
  • Tumpuk berlapis-lapis di antara dedaunan.

Mencampur Pupuk Kompos

Pupuk dicampur sedemikian rupa sehingga mikroorganisme tercampur secara merata dan dapat terurai dalam pembuatan pupuk. Hal ini dikarenakan mikroorganisme berperan penting dalam penguraian daun menjadi pupuk.
Penting juga untuk menjaga kelembaban pupuk selama siklus kompos.

Jadi ketika cuaca kering, tuangkan pupuk dengan air atau gunakan selang. Juga, jangan lupa untuk membuat genangan air untuk menghentikan pertumbuhan jamur. Untuk memastikan kompos tetap lembab setiap saat, Anda dapat mengambil segenggam dan diremas. Kalau lembab, beberapa tetes air akan keluar dari kompos yang diremas tadi.

Untuk membuat kompos untuk pertama kalinya, Anda harus menunggu sekitar 1 hingga 2 minggu. Panas yang dihasilkan pada tumpukan kompos merupakan salah satu bagian dari proses pengomposan. Atau yang sering disebut “memasak”. Lihat metode pencampuran di bawah ini:

  • Gali dengan sekop atau garpu ke bagian bawah tumpukan kompos dan balikkan. Lapisan atas harus dikubur dan kompos daun akan terlihat sejuk dan lembab di permukaan.
  • Kompos di bolak – balikkan sekitar 3 kali seminggu atau setidaknya dua kali setiap dua minggu, ini dilakukan beberapa kali agar proses pengomposan akan lebih cepat saat pengomposan atau memasak.
  • Jangan lupa untuk menutup panci kompos dengan penutup pelindung atau plastik untuk mencegah panas kompos keluar. Anda perlu menambahkan sedikit air, tetapi hanya sesekali saja dan jangan terlalu banyak, karena dapat menyebabkan jamur.
  • Aduk kompos ke dalam tanah setelah 4-9 bulan. Setelah warna kompos berubah menjadi coklat tua pekat, ketahuilah bahwa sekaranglah saatnya untuk menggunakannya.

Baiklah, itu tadi adalah cara membuat pupuk kompos dari dedaunan yang bisa kalian aplikasikan untuk tanaman rumah kalian atau kebun kalian. Semoga saja artikel ini bisa bermanfaat bagi kalian semua yang membacanya dan jangan lupa juga untuk mengunjungi artikel lainnya, saya undur diri and see you next time!