Cara Membuat Susu Kedelai Untuk Dijual

Cara Membuat Susu Kedelai Untuk Dijual. Susu kedelai dibuat dengan cara menghaluskan biji kedelai dengan blender. Anda tinggal menambahkan air sambil mencampur biji kedelai. Membuat susu kedelai sendiri di rumah dapat membantu Anda lebih memperhatikan kebersihan.

Susu kedelai murni sama sekali tidak kalah dengan susu sapi dan kaya akan nutrisi dan nutrisi yang meningkatkan kesehatan. Padahal, susu kedelai bisa menggantikan susu bayi pada bayi atau anak yang alergi protein susu sapi.

Perkembangan bisnis susu kedelai di Indonesia tampaknya terbuka lebar saat ini. Karena kini pamor susu kedelai sama sekali tidak kalah dengan susu sapi. Penggemarnya datang dari semua lapisan masyarakat, dari anak-anak hingga orang dewasa. Selain harganya yang murah, minuman sari kedelai ini justru dijadikan sebagai pengganti susu bagi para vegetarian.

Susu ini juga dijadikan sebagai alternatif bagi orang yang menyukai susu tetapi tidak boleh mengonsumsi lemak berlebih. Selain itu, kandungan gizi susu kedelai cukup tinggi, baik itu protein, kalsium, lemak, fosfor, karbohidrat, zat besi, provotamin A, dan provitamin B. Mengingat semakin maraknya fenomena susu kedelai, tidak ada salahnya membuka susu kedelai.

Bahan Cara Membuat Susu Kedelai Untuk Dijual

Bahan-Bahan:

– 250 gram kacang kedelai

– 5 lembar daun pandan

– 1 sdt garam

– 1 ruas jahe

– 3 liter air

– 75 gram gula aren

Cara Membuat Susu Kedelai Untuk Dijual

Cara membuat susu kedelai yang tidak berbahaya:

  1. Rendam kedelai selama 6 jam.
  2. Cuci kedelai dan masak selama 15 menit. Proses memasak ini digunakan untuk menghilangkan bau yang tidak sedap.
  3. Buang busa apung dan sekam kedelai. Tiriskan dengan baik.
  4. Ambil setengah bagian kedelai, masukkan ke dalam blender, tambahkan 750 air dan haluskan. Saring dengan kain bersih, peras.
  5. Haluskan kembali kedelai dengan 750 ml air. Saring dan peras lagi.
  6. Haluskan sisa kedelai seperti pada langkah 4 dan 5 di atas.
  7. Siapkan panci. Masukkan air perasan susu kedelai dengan daun pandan, jahe, gula aren dan garam.
  8. Masak sambil diaduk hingga mendidih. Susu kedelai siap disantap.

Peluang Usaha Cara Membuat Susu Kedelai Untuk Dijual

Produk susu kedelai

Proses pembuatan susu kedelai memang membutuhkan waktu, namun dengan tambahan ketekunan dan kesabaran, Anda pasti bisa mendapatkan produk susu kedelai yang berkualitas. Tentu bagi pemula cara membuat susu kedelai cukup rumit, selain itu perlu mempelajari cara membuat susu kedelai dengan cara yang benar. Untuk membuat susu kedelai dengan rasa yang enak ini, Anda perlu mengetahui resep membuat susu kedelai. Resep susu kedelai yang enak pastinya terbuat dari kedelai yang berkualitas dengan pemanis yang tepat. Memproses kedelai dengan mencuci kedelai dengan benar menjadi susu kedelai yang sehat dan bergizi.

Produk susu kedelai yang beredar di pasaran biasanya memiliki warna alami kedelai yaitu putih kekuningan. Agar konsumen menginginkan produk susu kedelai perlu diberikan catatan lain yaitu penambahan pewarna makanan, warna yang menarik. Anda tidak hanya dapat menambahkan pewarna makanan, tetapi Anda juga dapat menambahkan rasa sesuai dengan warna susu, mis. B. Pink untuk strawberry, coklat untuk coklat, hijau untuk pandan dan sebagainya. Jadikan produk susu berbeda dengan susu kedelai yang ada di pasaran. Produk susu kedelai diketahui memiliki keunggulan.

Harga terjangkau

Agar susu kedelai dapat diterima oleh masyarakat, sesuaikan dengan harga, biasanya harga susu kedelai yang terjangkau akan lebih mudah untuk menarik minat masyarakat. Harga susu kedelai ini bisa dijual dengan harga Rp. 1.000 per bungkus plastik. Harga ini bisa disesuaikan tergantung kemasannya, semakin besar kemasannya, semakin mahal harganya.

Promosi bisnis

Periklanan merupakan salah satu cara agar bisnis dikenal masyarakat luas. Iklan ini dapat dilakukan secara gratis. Dengan menggunakan media sosial, Anda bisa memperkenalkan produk susu kedelai sehat ini. Jika Anda memiliki banyak teman di media sosial, respons Anda akan lebih cepat. Pembuatan brosur juga merupakan sarana promosi yang efektif dengan mengurangi modal usaha yang digunakan untuk membuat brosur. Ada banyak peluang iklan yang efektif untuk mempromosikan produk susu kedelai kepada masyarakat.

Langsung di pemasaran

Pemasaran yang tepat menghasilkan banyak keuntungan, jadi pasarkan produk dengan baik untuk mendapatkan pendapatan. Pemasaran dapat dilakukan dengan menjual susu kedelai di warung, pasar, stand acara kuliner, dll.

Analisis Bisnis Susu Kedelai

Di bawah ini adalah analisis bisnis peluang bisnis susu kedelai. Analisis bisnis ini membantu menghitung pengeluaran dan keuntungan yang akan diperoleh selama menjalankan bisnis susu kedelai. Silakan lihat:

Asumsi

Umur simpan pot adalah 3 tahun
3,5 tahun penggunaan mixer
Kompor dan gas bisa digunakan selama 5 tahun
Masa pakai filter adalah 2 tahun
Kolam renang dapat digunakan selama 2,5 tahun
Pengaduk dapat digunakan selama 1 tahun
Masa manfaat perangkat tambahan selama 2 tahun

Peralatan

Peralatan Harga  
 Panci Rp.      300,000 
 Blender Rp.      500,000 
 Kompor dan gas Rp.      650,000 
 Saringan Rp.         50,000 
 Baskom Rp.         85,000 
 Pengaduk Rp.         30,000 
 Peralatan tambahan Rp.         50,000 
 Jumlah Investasi Rp.   1,665,000 
Biaya Operasional per Bulan 
 Biaya Tetap Nilai 
 Penyusutan panci 1/36 x Rp.300.000 Rp.           8,333 
 Penyusutan blender 1/42 x Rp. 500.000 Rp.         11,905 
 Penyusutan  kompor dan gas 1/60 x Rp. 650.000 Rp.         10,833 
 Penyusutan saringan 1/24 x Rp. 50.000 Rp.           2,083 
 Penyusutan baskom 1/30 x Rp. 85.000 Rp.           2,833 
 Penyusutan pengaduk 1/12 x Rp. 30.000 Rp.           2,500 
 Penyusutan alat tambahan 1/24 x Rp. 50.000 Rp.           2,083 
 Total Biaya Tetap Rp.         40,571 
Biaya Variabel
 Kedelai Rp.      195,000 x   30 = Rp.        5,850,000
 Gula pasir Rp.         50,000 x   30 = Rp.        1,500,000
 Air Rp.         25,000 x   30 = Rp.            750,000
 Pewarna makanan Rp.         15,000 x   30 = Rp.            450,000
 Perasa minuman Rp.         30,000 x   30 = Rp.            900,000
 Gas lpg Rp.         21,000 x     4 = Rp.              84,000
 Biaya listrik Rp.      150,000 x     1 = Rp.            150,000
 Biaya tambahan lain Rp.         40,000 x   30 = Rp.        1,200,000
 Total Biaya Variabel Rp.      10,884,000
Total Biaya Operasional 
 Biaya tetap + biaya variabel = Rp.     10,924,571 
Pendapatan per Bulan 
 Penjualan rata – rata = 
  385 kemasan x Rp.     1,000 = Rp.         385,000 
Rp.   385,000 x     30 hr = Rp.   11,550,000 
Keuntungan per Bulan 
 Laba    = Total Pendapatan – Total Biaya Operasional 
 Rp.   11,550,000 –     10,924,571 = Rp.      625,429 
Lama Balik Modal 
Total Investasi / Keuntungan = Rp.   1,665,000 :      625,429 =   3 bln