Inilah Kegunaan Sabut Kelapa Untuk Tanaman

Kegunaan Sabut Kelapa Untuk Tanaman – Pernahkah Anda berpikir bahwa ada banyak sekali manfaat sabut kelapa yang bisa bermanfaat bagi kehidupan manusia. Sabut kelapa merupakan salah satu bagian dari buah kelapa yang dapat dimanfaatkan untuk kesehatan, untuk tanaman, hingga digunakan sebagai hiasan rumah.

Selama ini sabut kelapa selalu dipandang sebelah mata karena dianggap sebagai limbah yang hanya bisa diisi ulang dan dibiarkan membusuk atau mengering. Berbeda dengan bagian pohon kelapa yang lain seperti daunnya yang dapat digunakan sebagai daun atau alat pembungkus makanan, buah kelapa yang dapat digunakan sebagai santan dan berbagai bahan masakan, air kelapa yang dapat diminum, pada tempurung kelapa yang dapat digunakan sebagai kerajinan.

Berbagai Kegunaan Sabut Kelapa

Kegunaan Sabut Kelapa Untuk Tanaman

Padahal, ada banyak manfaat sabut kelapa yang mungkin belum Anda ketahui sebelumnya. Beberapa manfaat kelapa yang perlu Anda ketahui adalah:

1. Manfaat Sabut Kelapa untuk Tanaman

Gunanya Sabut kelapa selanjutnya adalah dapat bermanfaat bagi tanaman. Sabut kelapa ini dapat digunakan sebagai media tanam dan juga sebagai pupuk tanaman. Manfaat kelapa digunakan sebagai media tanam Kelapa memiliki nilai pH netral, berbeda dengan lumut yang sangat asam sehingga jika digunakan sebagai media tanam akan menumbuhkan tanaman dengan baik terutama untuk tanaman sayuran dan berbunga.

Tanaman sayuran dan berbunga dapat tumbuh dengan baik pada kondisi pertumbuhan netral. hingga bahasa. Biasanya, jika Anda hanya menggunakan penanam tanah, Anda membutuhkan campuran batu kapur untuk menetralkan tanah asam. Sedangkan jika ditambah kulit kelapa, maka tidak perlu menggunakan kapur. Kelapa juga dapat memperbaiki drainase tanah pada tanaman tetapi membantu menjaga kelembaban di tanah yang cepat kering.

Hal ini karena sabut kelapa dapat membuat kantung udara di dalam tanah yang memungkinkan kelebihan air mengalir langsung dari akar tanaman. Selain itu, manfaat buah kelapa juga mengandung unsur hara dalam jumlah kecil sehingga dapat meningkatkan kualitas tanah secara keseluruhan dari waktu ke waktu.

Memiliki kelapa yang memiliki ketebalan sekitar 5-6 cm lapisan luar dan dalam mengandung kandungan kimia selulosa, lignin, asam sulfat, gas, batubara, tar, tanin, kalium dan kalium. Kandungan kalium kelapa dapat digunakan sebagai sumber kalium organik sebagai pengganti pupuk KCI.

Pupuk organik berbahan sabut kelapa dapat menyimpan air 60% lebih banyak dibandingkan pupuk lainnya, sehingga untuk lahan pertanian atau pertanaman yang sedikit curah hujannya atau sering mengalami kekeringan, tanaman tetap bisa mendapatkan asupan air dari air yang tersimpan di sabut kelapa.

2. Manfaat Sabut Kelapa untuk Bahan Bakar

Sabut kelapa yang pertama adalah digunakan sebagai bahan bakar untuk memasak. Di masa lalu, batok dan kelapa selalu digunakan sebagai bahan bakar sebelum tungku minyak dan gas. Meski konsumsi bahan bakar sekarang sudah lebih modern, manfaat sabut kelapa masih bisa digunakan sebagai bahan bakar untuk produksi briket batubara.

Manfaat buah kelapa dapat dijadikan sebagai tongkol batubara untuk bahan bakar ramah lingkungan karena emisi yang dihasilkan berbeda dengan bahan bakar lainnya sehingga aman bagi lingkungan.

3. Manfaat Sabut Kelapa untuk Kerajinan Tangan

Kegunaan lain dari kelapa adalah dapat digunakan sebagai kerajinan yang berharga jika digunakan dengan benar. Setelah diolah menjadi beberapa produk tersebut, kelapa dapat didaur ulang menjadi berbagai kerajinan seperti permadani, kasur, pot tanaman, boneka dan layar kecil.

4. Manfaat Sabut Kelapa untuk Kesehatan Tubuh

Kegunaan sabut kelapa yang terakhir adalah dapat digunakan untuk kesehatan tubuh. Menurut para ahli, disebutkan bahwa manfaat sabut kelapa dapat digunakan sebagai antibiotik untuk tubuh.

Ini dari penelitian yang dilakukan oleh tiga mahasiswa kedokteran Universitas Diponegoro Semarang yang menemukan manfaat ekstrak kelapa. Ekstrak kelapa mengandung antibiotik lain yang dapat digunakan untuk mengobati infeksi bakteri yang resisten terhadap methicillin. Staphylococcus aureus dapat menyebabkan infeksi yang dapat menyebabkan degenerasi bakteri, pneumonia, miokarditis atau infeksi katup jantung, dan osteomielitis atau osteoporosis.

Di negara berkembang seperti Indonesia, infeksi Staphylococcus aureus merupakan salah satu penyebab utama penyakit dan kematian. Infeksi ini dapat dihambat atau diatasi dengan pemberian antibiotik beta-laktam yang bertujuan untuk menghambat pembentukan dinding sel bakteri.

Hal ini didukung oleh jurnal penelitian Antibacterial Activity of Coconut Coir Ethanol Extract yang menjelaskan bahwa sari buah kelapa mengandung antimikroba berupa tanin dan flavonoid. Kedua hal tersebut memiliki kemampuan untuk menghambat enzim yang berperan dalam sintesis DNA sehingga tidak dapat terbentuk sel bakteri baru. Ini menghambat pertumbuhan bakteri dalam tubuh.

Itulah beberapa Kegunaan Sabut Kelapa Untuk Tanaman. Ternyata gunanya juga banyak kan ?. Jadi jika Anda memiliki kelapa di rumah, jangan dibuang karena bisa digunakan untuk berbagai keperluan. Kegiatan ini bisa kalian jadikan kegiatan di waktu luang kalian dengan hal yang positif bersama keluarga maupun teman – teman kalian di rumah. Selamat mencoba dan terima kasih telah membaca artikel ini sampai selesai.