Mengulik Tradisi Lamaran di Berbagai Negara

Lamaran pernikahan merupakan hal yang penting dilakukan sebelum diadakannya acara pernikahan. Karena acara ini merupakan awal untuk mengetahui seseorang benar-benar serius kepada pasangannya.

Mengulik Tradisi Lamaran di Berbagai Negara

Namun tahukah Anda jika tiap-tiap negara memiliki tradisi melamar yang berbeda-beda? Ya banyak negara menggelar acara lamaran ini dengan acara yang unik. Berikut beberapa negara yang melakukan lamaran dengan tradisi yang unik:

1. Perancis

Disini umumnya calon pengantin perempuan menggunakan cincin lamaran yang merupakan pusaka keluarga atau harta warisan keluarga dari pihak calon pengantin laki-laki. Nantinya jika prosesi lamaran selesai, pasangan bisa mengambil keputusan apakah mau mengganti cincin itu atau tidak.

2. Guatemala

Umumnya di negara ini pihak laki-laki yang terlebih dahulu meminta izin untuk menikahi perempuan impiannya dari orangtuanya. Uniknya, agar lamaran disetujui calon pengantin laki-laki akan memberikan keranjang makanan.

Setelah itu calon pengantin pria juga mengatur rangkaian pesta makan malam. Umumnya dalam acara makan malam tersebut ada sesi tarian yang wajib ada di acara tersebut.

3. Skotlandia

Acara lamaran di Skotlandia ini disebut dengan The Beukin. Dimana calon mempelai pria menunjukkan kemampuannya dengan melalui serangkaian ujian. Ujian tersebut nantinya diberikan dari pihak ayah mempelai perempuan.

Tantangan ini dilakukan sebagai standar apakah lamaran diterima atau tidak. Lamaran akan diterima jika pihak pria mampu menyelesaikan seluruh ujian yang diberikan.

4. Rusia

Jika di Rusia, acara lamaran dilakukan dengan melakukan pertemuan antara kedua keluarga kecil. Biasanya acara hanya dilakukan dalam bentuk makan malam Bersama. Uniknya dalam acara ini kedua belah pihak akan menandatangani kontrak.

Kontrak tersebut berisi tanggal pernikahan sekaligus menyodorkan cincin untuk calon pengantin Wanita.

5. Tiongkok

Umumnya di Tiongkok acara tunangan dilakukan dengan memberikan serangkaian hadiah atau souvenir kepada pihak perempuan dari keluarga mempelai pria. Jika lamaran tersebut diterima nantinya mereka akan menunjukkan dokumen berupa akta kelahiran dari mempelai Wanita.

Akta tersebut harus di letakkan di atas altar oleh keluarga pelamar selama tiga hari berturut-turut. Kedua mempelai boleh menikah jika tidak ada hal buruk selama itu.

6. Jepang

Di Jepang mereka menyebut lamaran dengan nama yuino. Apa itu yuino? Yakni pertemuan antara kedua pihak calon mempelai yang di dalamnya ada acara saling tukar Sembilan kado yang dibungkus dengan kertas beras.

Hal ini merupakan perlambangan perasaan dan niat baik kedua calon mempelai untuk segera melangsungkan pernikahan.

Penutup

Itulah tadi beberapa negara yang melakukan lamaran pernikahan dengan unik dan sesuai tradisi negara masing-masing. Bagaimana apakah Anda berniat untuk melakukan salah satu tradisi lamaran dari berbagai negara tersebut?. Semoga bermanfaat.