Resep Lodeh Terong Kacang Panjang

Resep Lodeh Terong Kacang. Sayur lodeh memiliki variasi bahan dan bumbu yang bermacam-macam, dan tentunya setiap resep memiliki rasa yang unik dan lezat. Bahan yang sering digunakan seperti terong, labu siam, nangka muda, kacang panjang, tahu, tempe dan sebagainya.

Sayur lodeh ini memiliki cita rasa yang sedap dan gurih, yang berasal dari santan dan bumbu rempah yang digunakan. Nah kali ini kami akan bagikan resep sayur lodeh dengan bahan labu utama , tentunya dengan beberapa bahan tambahan seperti tempe, pete, udang, dan telur puyuh. Dengan beberapa bahan tambahan tersebut, menjadikan sayur lodeh semakin sedap dan gurih.

Penasaran ingin membuatnya sendiri di rumah? Simak resep sayur ini dan cari tahu juga resep sayur lodeh sederhana , persiapan bumbu dan bahan yang akan digunakan, dan ikuti petunjuk memasaknya di bawah ini.

Bahan Resep Lodeh Terong Kacang

Resep Lodeh Terong Kacang

bahan

  • 2 buah labu siam
  • 200 gr udang sisakan ekor
  • 1 papan tempe, potong kotak memanjang
  • 50 gr buncis, potong sekitar 5 cm
  • 10 buah telur puyuh, rebus
  • 2 sdm ebi, seduh air panas
  • 1 papan pete
  • 2 ruas jempol lengkuas, geprek
  • 2 lembar daun salam
  • 1 batang serai, geprek
  • 1 sdm gula dan garam
  • 500 ml santan
  • 1000 ml udara
  • Secukupnya minyak untuk menumis

Bumbu Halus:

  • 6 butir bawang merah
  • 4 siung bawang putih
  • 4 butir kemiri, sangrai
  • 1 ruas jahe
  • 5 buah cabai merah besar
  • 7 buah cabai rawit merah

BACA JUGA :  Khasiat Gula Semut Bagi Kesehatan yang Harus Anda Ketahui

Cara Membuat Resep Lodeh Terong Kacang

rek api memanjang. Taruh dalam wadah, dan taburi dengan 1 sdt garam, remas-remas dan biarkan selama 5 menit hingga labu siam agak lemas, lalu bilas dengan air hingga bersih.

  1. Haluskan semua bahan bumbu halus menggunakan blender, tambahkan sedikit minyak agar memudahkan dalam proses pembuatan bumbu. Jangan tambahkan air pada bumbu yang akan diblender, agar tidak merusak cita rasa kuah sayur lodeh.
  2. Panaskan sedikit minyak, lalu tumis bumbu halus bersama dengan lengkuas, serai, daun salam dan ebi hingga harum.
  3. Tuangkan air dan santan kedalam tumisan, masak hingga mendidih, sambil diaduk agar santan tidak.
  4. Masukkan semua bahan, lalu tambahkan gula dan garam, dan masak hingga matang.
  5. Koreksi rasa, apabila sudah pas, angkat dan sajikan selagi hangat.

Bagaimana, cukup mudah dan praktiskan resep sayur diatas. Rasanya yang sedap dan gurih, sangat pas disajikan untuk makan siang atau makan malam bersama keluarga di rumah, tambahan lauk seperti ayam goreng serta sambal tomat atau sambal terasi agar semakin nikmat.

Demikian informasi resep dan cara membuatsayur lodeh labu siamyang bisa Anda coba di rumah. Semoga informasi resep ini bisa bermanfaat bagi Anda, terima kasih telah berkunjung ke ResepIstimewa.com. Selamat memasak dan menikmati masakan sayur bersama keluarga di rumah.

Sayur lodeh

Sayur lodeh  (bahasa Jawa: ​ꦭꦺꦴꦝꦺꦃ, translit.  Jangan lodhèh ) adalah masakan sayur yang berkuah santan khas Indonesia, terutama di daerah Jawa Tengah dan DI Yogyakarta. Sayur lodeh memiliki berbagai macam variasi terutama pada bumbunya, ada yang santannya berwarna putih dan ada juga santannya berwarna kuning kemerahan.

Bahan-bahan yang sering digunakan adalah labu jipang, kacang panjang, terung, petai, tempe, cabai, jagung kecil dan santan.

Resep masakan yang enak dan gurih ini sangat menyegarkan dan cocok jika dipadukan dengan serundeng daging, empal daging, telur asin dan ikan tongkol. Dan biasanya dihidangkan bersama sambal.

Masakan ini menyerupai kari, tetapi masakan ini menggunakan sayur-sayuran daripada menggunakan daging atau boga laut.

Sejarah

Sayur lodeh diyakini sejak ada pada peradaban Jawa Tengah abad ke-10. Konon, sayur lodeh membantu melewati masa-masa sulit selama letusan dahsyat Gunung Merapi pada 1006.

Sejarawan kuliner Fadly Rahman menilai tradisi memasak lodeh sudah dilakukan pada abad ke-16, tepatnya setelah bangsa Spanyol dan memperkenalkan memperkenalkan kacang panjang ke Jawa. Sementara lain berpendapat bahwa sayur lodeh mulai diperkenalkan kembali pada akhir abad-19, ketika Yogyakarta menjadi jantung Kebangkitan Nasional Indonesia, periode di mana banyak mitos daerah ditemukan dan permainan.

Memasuki awal abad ke-20, keberadaan legenda sayur lodeh kian menguat. Contoh paling terkenal adalah pada 1931 pada masa pemerintahan Sultan Hamengkubuwono VIII. Ketika wabah terjadi selama lebih dari dua dekade di Jawa, sultan memerintahkan kepada warganya untuk memasak sayur lodeh dan berdiam diri di rumah selama 49 hari. Kemudian wabah pun berakhir. Catatan sejarah juga menunjukkan bahwa sayur lodeh telah dimasak untuk menanggapi krisis pada 1876, 1892, 1946, 1948, dan 1951.