Tahukah Anda Perbedaan SPG dan Pramuniaga?

Tahukah Anda Perbedaan SPG dan Pramuniaga? Inilah Jawabannya! – Sudah dipastikan Anda semua sudah sering bertemu dengan SPG maupun pramuniaga. Kebanyakan orang menyebut kedua profesi ini sama, padahal tidak. Kedua profesi ini jelas berbeda. Sekarang, mari kita ulas perbedaan dari kedua profesi ini.

Sebelum itu, kita bahas dulu definisi dari masing-masing profesi ini. Sales Promotion Girl (SPG) merupakan profesi yang mempunyai tugas utama dalam memasarkan produk, seperti namanya promotion, artinya untuk mempromosikan atau menawarkan suatu produk atau jasa kepada klien.

Sedangkan, pramuniaga merupakan seorang yang bekerja di toko, swalayan, atau perusahaan perdagangan lainnya. Karena kata pramuniaga itu sendiri terdiri dari kata “pramu” yang artinya seseorang yang bekerja di bidang perdagangan atau jasa, dan kata “niaga” yang artinya perdagangan. Sehingga tugas utamanya yaitu melayani konsumen bukan untuk mempromosikan barang.

Nah, dari definisi saja sudah terlihat bukan perbedaan SPG dan pramuniaga ini. Tugas pramuniaga sebagai orang yang bekerja di toko hanyalah bertugas untuk menjaga barang yang ada di toko saja, tidak perlu melakukan promosi supaya barang-barang di toko itu terjual dengan cepat.

Sedangkan, SPG seperti yang sudah dijelaskan tadi, ia memiliki tugas untuk melakukan promosi barang ataupun jasa yang ada, karena biasanya pada SPG ini diterapkan suatu target. Sehingga, seorang SPG harus selalu aktif dan cekatan untuk mempromosikan barang mereka karena ada tuntutan target tersebut.

Selain ketentuan target, SPG juga diharuskan mengirimkan laporan dari hasil kerja mereka. Karena biasanya perusahaan akan membayar SPG berdasarkan dari laporan yang dikirimkan oleh SPG, sehingga laporan ini sangat berpengaruh untuk penentuan gaji yang akan mereka dapatkan. Sedangkan, sistem dari pembayaran pramuniaga tidaklah berdasarkan laporan dan targetan.

Perbedaan SPG dan pramuniaga lainnya adalah dari segi kompensasi, SPG dan pramuniaga ini mempunyai perbedaan. Para pramuniaga biasanya akan digaji sesuai tanggal pertama mereka masuk, sehingga hitungan 1 bulan penuh. Sedangkan, para SPG akan dibayar sesuai dengan tanggal yang ditentukan oleh perusahaan.

Kemudian, jumlah gaji dari kedua profesi ini juga mempunyai kisaran yang berbeda. Dari segi keberlangsungan pekerjaan pun, orang yang bekerja sebagai pramuniaga, jabatannya bisa berubah atau berganti menjadi karyawan lain di toko tersebut, seperti menjadi kasir atau yang lainnya. Namun, seorang SPG tidak akan merasakan perubahan atau pergantian jabatan seperti pramuniaga.

Selain itu, SPG juga biasanya sering bekerja lembur karena untuk memenuhi target yang telah ditentukan oleh perusahaan tadi. Sedangkan, para pramuniaga biasanya tidak akan bekerja lembur, karena biasanya toko atau swalayan ini akan buka dan tutup pada jam yang teratur.

Selain itu, perbedaan SPG dan pramuniaga juga terletak dari baju yang dikenakannya. Hal ini menunjukkan kekhasan tersendiri dari masing-masing profesi. Biasanya, para pramuniaga akan menggunakan baju seragam sesuai dengan ketentuan dari toko atau swalayan atau tempat mereka bekerja.

Sedangkan, para SPG biasanya mengenakan baju seragam sesuai dengan produk atau jasa yang akan mereka promosikan. Nah, itulah beberapa perbedaan dari SPG dengan pramuniaga yang masih banyak belum dipahami perbedaannya oleh segelintir orang yang masih berpikir bahwa kedua profesi ini sama.

Meskipun kedua profesi ini berbeda, tetapi dalam berhadapan dengan klien atau pelanggan, kedua profesi ini sama-sama dituntut untuk bersikap ramah, berkomunikasi dengan baik, dan bersikap profesional. Namun, biasanya para SPG harus lebih menguasai barang atau jasa yang akan mereka tawarkan, sedangkan pramuniaga biasanya hanya mempunyai wawasan secara umumnya saja.