Tips Mudah Mengurus SIUJK di PTSP dan OSS

Membangun usaha bidang konstruksi tidaklah semudah yang kita bayangkan, terlebih jika udah menyangkut izin usaha. Di sisi lain bagi perusahaan jasa konstruksi, perizinan merupakan beberapa syarat perlu supaya usaha sanggup berlangsung lancar sekaligus memenangkan tender proyek. Namun jangan khawatir, pemerintah sekarang udah berusaha membenahi proses birokrasi yang mana didalam mengurus izin berusaha (termasuk SIUJK) udah dipermudah dengan adanya PTSP dan proses OSS.


SIUJK adalah Surat Izin Usaha Jasa Konstruksi yang perlu dimiliki perusahaan yang bergerak di bidang jasa konstruksi. Dengan SIUJK maka perusahaan berikut layak untuk menjalankan semua usaha yang berkaitan dengan proyek konstruksi.

SIUJK sanggup anda pakai saat mengidamkan mengikuti tender terhadap beberapa bidang pekerjaan konstruksi seperti pekerjaan arsitektur, tata lingkungan, mekanikal, konsultan, telekomunikasi, dan sipil.

Mencakup Seluruh Aktivitas yang Berkaitan Dengan Konstruksi

SIUJK merupakan dokumen perizinan yang termasuk semua bidang jasa konstruksi. Diantaranya yaitu: perencanaan konstruksi, perancangan desain, rekayasa konstruksi, pekerjaan persiapan, renovasi (perbaikan) bangunan, pekerjaan pemeliharaan, pengembangan, pemasangan (instalasi), pembinaan bangunan baru, dan pengawasan pembangunan.

Khusus untuk pengawasan bangunan, poin ini termasuk beberapa pekerjaan seperti: pengawasan pekerjaan arsitektur terhitung pengawasan konstruksi gedung, pengawasan sipil dan mekanika, pengawasan telekomunikasi dan elektrik, serta pengawasan tata lingkungan.

SIUJK diterbitkan oleh Pemerintah Daerah kepada perusahaan pemohon supaya usaha konstruksi yang dibangun berlangsung dengan tertib. Dikeluarkannya Surat Izin Usaha Jasa Konstruksi sendiri perlu lewat beberapa mekanisme sesuai ketetapan dan perundangan yang berlaku saat ini.

Syarat-Syarat Pengajuan SIUJK

Mengurus Surat Izin Usaha Jasa Konstruksi memang tidak sukar gara-gara tidak banyak dokumen atau sertifikat perlu yang perlu disiapkan untuk memenuhi semua persyaratan.

Ibarat Surat Izin Mengemudi, jika tersedia razia di jalan anda akan ditilang jika tidak memiliki dokumen tersebut. Kondisi yang serupa terhitung akan berlangsung terhadap perusahaan jasa konstruksi jika tidak memiliki SIUJK. Besar barangkali perusahaan berikut akan dibekukan gara-gara tidak memiliki izin usaha.

Intinya kepemilikan SIUJK benar-benar penting, terlebih jika perusahaan benar-benar serius membangun usahanya. Jika kemudahan usaha keliru satunya ditentukan oleh surat izin tersebut, maka pemilik usaha perlu serius mengurus SIUJK supaya tidak berlangsung persoalan di sesudah itu hari.

Untuk memperoleh SIUJK direktur/penanggung jawab perusahaan perlu bersedia untuk foto di Sekretariat Layanan IUJK di PTSP tingkat wilayah Kab/Kota, untuk permintaan baru dan perubahan direktur. Adapun beberapa syarat yang perlu dipenuhi oleh perusahaan pemohon Surat Izin Usaha Jasa Konstruksi (SIUJK) adalah sebagai berikut.


-Fotokopi akta pendirian notaris
-Fotokopi KTP dan NPWP direktur perusahaan
-Fotokopi NPWP badan hukum punya perusahaan
-Fotokopi TDP
-Fotokopi SIUP
-Kartu Tanda Anggota (KTA) Asosiasi Perusahaan Konstruksi
-Bukti Kepemilikan Tanah. Jika punya khusus pakai Sertifikat Hak Milik (SHM)/ Akte Waris/ Akte Hibah/ Akte Jual Beli (AJB) (Fotokopi). Sementera itu, jika tanah atau bangunan sewa/pinjam pakai disempurnakan dengan: Perjanjian sewa-menyewa/pinjam-pakai tanah atau bangunan yang tetap berlaku, dengan sisa masa sewa sedikitnya 6 bulan (Fotokopi)
-Fotokopi surat domisili usaha atau Surat Keterangan Domisili Perusahaan (SKDP) yang tetap berlaku
-Sertifikat Badan Usaha (SBU) asli (Sekarang udah berupa online)
-SKA ahli yang asli (Sekarang udah berupa digital), untuk badan usaha dengan kualifikasi K1, K2, K3 lumayan sertakan 1 -SKA (bagian belakang ditandatangani yang bersangkutan), untuk kualifikasi M1, M2, B, B1, B2 sertakan SKA (bagian belakang ditandatangani yang bersangkutan) sesuai dengan Subbidang yang tertera di Sertifikat Badan Usaha (SBU)
-Foto kantor perusahaan (Papan nama atau plang perusahaan, foto kantor kelihatan depan, area kerja, dan area rapat) dicetak berwarna 1 (satu) lembar.


Proses Kepengurusan SIUJK

Proses pembuatan SIUJK tidak membutuhkan saat lama. Jika perusahaan udah memenuhi beberapa syarat yang diperlukan maka prosesnya maksimal hanya 4-6 minggu. Jika perusahaan pakai jasa notaris untuk pengurusannya maka proses sanggup berlangsung lebih cepat.

Lantas apa konsekuensinya jika perusahaan jasa konstruksi tidak memiliki SIUJK?

Berdasarkan hukum dan perundang-undangan yang berlaku saat ini, perusahaan jasa konstruksi akan mendapat sanksi jika tidak memiliki SIUJK atau tidak menjalankan ketetapan seperti yang tertuang didalam SIUJK sebagaimana mestinya.

Dalam hal ini badan usaha jasa konstruksi memperoleh sanksi administratif berupa peringatan tertera sebagai peringatan pertama terhadap pelanggaran kewajiban.

Jika peringatan pertama diabaikan atau tidak ditindak lanjuti maka perusahaan berikut akan memperoleh sanksi seterusnya yakni pembekuan izin usaha. Umumnya pembekuan akan dicabut selama rentang saat 30 hari, jika perusahaan udah memenuhi kewajiban sebagaimana aturan yang udah ditetapkan.

Bagi perusahaan jasa konstruksi yang enggan mengurus SIUJK maka Pemerintah Daerah selaku pihak yang berwenang mengeluarkan SIUJK berhak mencabut izin usaha perusahaan. Pencabutan izin ini merupakan sanksi terberat yang perlu di terima oleh perusahaan.

Jika perusahaan jasa konstruksi udah mengantongi SIUJK sanggup dikatakan perusahaan berikut udah lolos verifikasi maupun uji administrasi. Perusahaan terhitung lebih gampang mengikuti tender proyek konstruksi di segala bidang seperti: bidang sipil, mekanik, elektrik, pemeliharaan dan renovasi bangunan (bangunan pemerintah maupun non-pemerintah) dan bidang tata lingkungan.

Mengurus SIUJK terhadap proses OSS

Dengan terasa diberlakukannya proses Online Single Submission (OSS), perusahaan terasa berbondong-bondong mengurus izin usaha secara online, terhitung Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Surat Izin Usaha Jasa Konstruksi (SIUJK).

Sayangnya tetap terdapat satu halangan yang benar-benar mendasar terhadap saat pengurusan SIUJK versi OSS ini, yakni adanya perbedaan subklasifikasi lapangan usaha yang digunakan. Pada proses OSS pakai standar KBLI 2017 terbitan Kepala BPS lewat Perka No. 19 Tahun 2017 berkenaan KODE KBLI. Sementara itu, SIUJK yang selama ini dipakai pakai subklasifikasi berdasarkan Peraturan Menteri PUPR No. 19/PRT/M/2014.

Untuk melihat teliti perbedaan subklasifikasi lapangan usaha yang digunakan terhadap proses OSS dan PTSP, sanggup dicermati di link berikut:

KBLI 2017 (Konstruksi masuk ke kategori F terasa 1102) digunakan terhadap proses OSS
Daftar Subklasifikasi Pelaksana Konstruksi dan Daftar Subklasifikasi Perencana dan Pengawas Konstruksi yang digunakan terhadap PTSP

Info terakhir yang sanggup kita kumpulkan adalah hanya NIB, TDP dan SIUP yang terasa terintegrasi dengan OSS, yang bermakna pengurusan NIB, TDP dan SIUP terbitan OSS lah yang akan dipakai, gara-gara udah terintegrasi dengan PTSP yang selama ini menerbitkan dua dokumen tersebut. Sementara itu SIUJK tetap belum secara efektif terintegrasi, biarpun udah sanggup mengurus di OSS.

Nb:

Berikut kita sertakan formulir dan checklist beberapa syarat kepengurusan SIUJK Baru/Perpanjangan/Perubahan terhadap pengurusan SIUJK di DKI Jakarta. Yang barangkali berfungsi bagi anda biarpun mengurus SIUJK di luar Jakarta, sanggup digunakan untuk mendaftar apa saja yang kurang dan yang udah terpenuhi berasal dari beberapa syarat IUJK yang akan anda ajukan terhadap PTSP di daerahmu.

Demikian pembahasan berkenaan Surat Izin Usaha Jasa Konstruksi (SIUJK), beberapa syarat yang diperlukan dan langkah pengurusannya baik di PTSP maupun OSS. Kamu memiliki usaha jasa konstruksi? Segera urus SIUJK supaya usaha yang anda bangun berlangsung lebih lancar dan tertib.